Posted by: mariatjahjadi on: January 6, 2009
28 Desember 2008
Ketika perjalanan menuju ke aiport ini ternyata kami melewati snake temple, sayangnya di airport ini tidak ada tempat penitipan tas, jadi kami tidak sempat mengunjungi temple itu. Perjalanan yang ditempuh dari Georgetown menuju ke bandara tidak memakan waktu yang lama, kurang lebih 40 menit. Keadaan jalan tol di penang tidak terlalu ramai, beda dengan keadaan tol di Jakarta. Tetapi hal ini tidak membuat orang – orang membawa mobilnya dengan cepat, semuanya disiplin dan tertib.
Keadaan di Penang International Airport juga tidak terlalu ramai, dan seperti semua tempat umum yang ada di Malaysia, bersih dan teratur, dan yang paling menyenangkan adalah toiletnya bersih dan ga bau.
Nah untuk makan siang, kami memilih makan di salah satu tempat makan disana, kaya semacam kantin gitu. Disana cuma ada beberapa resto, Mcdy, Kenny Rogers, Coffee Lover (kalo ga salah), ama rumah makan yang bentuknya kaya kantin ini. Di kantin ini dijual makanan Malaysia, n makanan umum, yang standar adalah nasi lemak, curry mee, nasi goreng, mee goreng. Harganya ya pasti harga makanan airport, antara 5-10MYR. Dan air mineral disini juga mahal, untuk ukuran 1ltr, kami biasa beli dengan harga 1,2-2MYR, disini harganya sampai 5-6MYR.
Posted by: mariatjahjadi on: January 6, 2009
27 Desember 2008 – Penang
Georgetown merupakan ibukota Pulau Penang. Dengan penduduk 1.3 juta orang, dihuni sebagian besar oleh etnis china hokkian dan kanton, ditambah sebagian kecil orang india. Untuk makanan jangan lupa untuk mencoba Penang Asam Laksa, Penang Char Kweteow, dan Penang Curry Me. Kesalahan yang kami lakukan saat travelling lagi adalah tidak punya MAP , karena berasumsi disana pasti banyak map yang akan dibagikan. Pada hari ini, kami mengunjungi Kek Lok Si Temple. Di kuil budha ini terdapat dewi kwanim yang terbuat dari perunggu dengan tinggi 1020 kaki. Kuil ini berada di daerah air item, untuk mencapainya anda dapat menuju ke komtar dan naik bis 201 atau 204 dengan ongkos 1.5 RM/orang. Kalau ingin menuju ke penang hill railway, sebaiknya menggunakan bis no 204 karena langsung menuju ke tempat, sedangkan lainnya hanya berhenti di ujung jalan dan kita harus berjalan kaki sekitar 500M. Sebenarnya tempat lokasi wisata di penang mudah dijangkau dengan menggunakan bus RapidPenang. Untuk menaiki bus harus disiapkan uang pas karena supir tidak mempunyai uang kembalian. Dalam waktu 15-30 menit anda akan tiba di bagian kek lok si temple. Untuk mencapai puncaknya harus berjalan kaki, berbeda jika anda menyewa motor/mobil, bisa langsung menuju puncak. Untuk menuju puncak dengan berjalan kaki, terdapat banyak toko-toko yang berjualan, jadi lumayan kita tidak terlalu sadar kalau sebenarnya jalan yang ditempuh cukup jauh. Setelah 15 menit akan tiba di pintu masuk kuil kek lok si. Untuk menuju puncak tempat dewi kwan im, kita harus naik lift seharga 2RM, untuk turun juga 2RM. Tujuan selanjutnya yang berdekatan dengan kek lok si temple adalah penang hill. Lebih baik menggunakan bis atau taksi untuk menuju kesini, kerana kami memerlukan waktu lebih dari 15 menit untuk menuju ke penang hill dengan berjalan kaki ditambah lagi dengan jalan yang menanjak. Penang hill merupakan station kereta yang akan membawa anda ke puncak bukit. Harga tiketnya hanya 4 RM untuk orang dewasa. Saat peak seson tiket cepat habis. Tiket dapat dibeli mulai dair jam 06.30 am setiap harinya untuk keberangkatan kereta yang pertama yaitu jam 10.00 am sampai dengan 11.15 pm dengan interval 30 menit. Jika dari komtar dapat menggunakan bus dengan no 204. Setelah itu kami kembali lagi ke china town untuk beristarah sejenak di hotel. Sore harinya kami berjalan kaki untuk mengelilingi georgetown. Modal yang paling penting adalah MAP. Kalau anda senang jalan kaki, tentu ini merupakan kesenangan tersendiri. Bagi yang tidak suka, anda dapat berkeliling georgetown degan menggunakan becak. Tujuan sore ini adalah melihat bangunan-bangunan kuno (heritage..). Ternyata letak bangunan tersebut tidak terlalu jauh jika ditempuh dengan berjalan kaki santai. Tempat yang dapat dikunjungi antara lain: St Kathedral, kuil dewi kuan yin, St George Church (Anglican Church), Masihd kapitan keling dll.. isi lagi. Daerah ini saling berdekatan. Setelah puas berkeliling, akhirnya kami memutuskan untuk makan malam di night market. Makanannya berkisar dari 3-50RM, dan harga minuman dari 1.4 – 13RM.
Posted by: mariatjahjadi on: January 5, 2009
26 Desember 2008
Jam 8 kami naik motor, memutuskan untuk menyusuri jalan ke utara pantai cenang. Tujuan kami adlah menuju cable car langkawi. Dalam waktu 30-45 menit perjalanan, anda akan tiba di pom bensisn petronas, dimana akan nampak banyak kapal yang tertambat disana. (sdf fery). Lalu kami lanjut ke cable car. Disini merupakan kereta gantung yang menuju ke puncak gunung Mat Cincang, dengan biasa sebesar 25 RM, anda dapat melihat air terjun 7 telaga di perjalanan menuju puncak. Setelah selesai melihat-lihat kami kembali ke hotel dan menuju ke kuah town, langkawi’s capital. Waktu yang dibutuhkan disana 30 menit dengan menggunakan taksi 24 RM. Ini merupakan tarif resmi yang berlaku. Untuk menuju ke penang, kami naik ferry dari jetty. Hanya ada satu fery ke penang yaitu jam 2.30 dan 5.15 pm. Kami tiba di jetty pada pukul 13.00, ferry untuk jam pertama sudah habis, jadi kami naik yang jam 5.15pm.
Langkawi adalah duty free island, artinya dimanapun and abelanja coklat, rokok dan minuman alkohol tidak akan dikenakan pajak. Setelah kami menyimpan tas kami di penitipan tas satu-satunya di jetty point. Harga 1 bag 1 RM. Kami berjalan menuju ke billion duty free dekat jetty dengan berjalan kaki sekitar 500m untuk berbelanja mencari oleh-oleh. Selanjutnya tidak ketinggalan untuk berjalan menuju ke eagle park, yang merupakan ikon pulau langkawi, hanya 5 menit dari billion dan dari jetty.
Perjalanan menuju penang memerlukan waktu 3 jam. Sebaiknya anda memilih duduk di ferry bagian atas, karena penumpang akan keluar dari ferry dari bagian atas. Ferry mengalami keterlambatan dari jadwal 5.15 menjadi 5.50 pm. Pas 3 jam Ferry tiba di penang. Begitu keluar dari dermaga akan banyak supir taksi yang menawarkan diri. Kami naik taksi, sebelumnya mereka meminta harga 15RM untuk ke jalan penang, kami menawar menjadi 10 RM yang nota bene ternyata dekat. Di jalan penang merupakan pusat hotel. Lagi-lagi karena peak season kami agak kesulitan untuk mencari hotel, karena semuanya sudah full book, dan kami harus berebutan dengan orang lain yang juga belum booking hotel. Setelah mencari selama 30 menit, akhirnya kami mendapat satu kamar kosong di Modern Hotel. Bukan hotel yang modern, karena hotel ini sebenarnya merupakan rumah cina tua yang mempunyai banyak kamar. Kami mendapatkan satu kamar yang besar dapat menampung 4-6 orang, dengan 3 bed. Ada wastafel dan kamar mandi didalam, terdapat 2 buah meja rias dan 3 cermin besar. Jadi teringat dalam film vampire mandarin hehe… Kamar lumayan bersih, sayang tidak ada toilet di dalam kamar mandi, tidak ada TV dan banyak nyamuk. Acnya dingin, harga hotel 65RM. Untuk budget hotel banyak ditemui dijalan Lebuh Chulia tidak jauh dari jalan penang. Disana kami mendapatkan kamar di Islang City Hotel untuk keesokan harinya dengan harga 80RM/malam dengan mendapatkan double bed, AC, TV dan private bathroom. Untuk kamar dengan sharing bathroom harganya 60RM, dan untuk family room 120RM. Ada beberapa hotel yang direferensikan di Georgetown ini yaitu Malaysian hotel, oriental hotel, bayview hotel dengan rate antara 80 sampai 200RM dengan kualitas hotel berbintang.
Posted by: mariatjahjadi on: January 5, 2009
25 Desember 2008 – Langkawi
Dari Bukit Bintang, kami naik monorel menuju KLC dan disana kami menggunakan sky bus yang merupakan bus resmi dari air asia harganya 9 RM. Ada satu bus lagi yang menuju ke LCCT yaitu aerobus dengan harga 8RM. LCCt merupakan low cost terminal yang letaknya dibagian belakan KLIA. Sepanjang yang saya liat hanya ada pesawat air asia. Dibutuhkan waktu 1 jam untuk menuju tempat ini. Bus ke LCCT ada setiap 30 menit dan cepat sekali penuh.
Di langkawi kami memutuskan untuk mencari hotel di Pantai Cenang yang merupakan pusat turis dan daerah terdekat dengan bandara. Sangat beruntung sekali kami mendapatkan satu kamar di AB Motel. Biaya kamar adalah 60RM untuk kamar yang ada terasnya. Untuk kamar yang dipinggir pantai sebesar 100RM dan kamar yang tidak ada terasnya sebesar 50RM. Kamarnya yang kami tempati cukup lumayan, ada AC, TV dan private bathroom. Untuk mengitari Langkawi hanya ada 3 cara yaitu dengan menggunakan taksi, menyewa mobil atau menyewa motor. Jadi siapkan sim jika anda ingin menyewa kendaraan. Karena tidak ada yang punya sim mobil, maka kami menyewa motor untuk berkeliling dengan harga 25RM/24 jam, jauh lebih murah daripada di Melaka yang 25RM/5jam. Mereka meminta deposit 50RM, dan mereka cukup straight, karena ada bule yang mau menyewa motor tanpa menggunakan sim dengan membayar lebih mahal 100RM, mereka tidak mau menerimanya, jadi siapkan sim anda. Selain itu jangan lupa mengisi full tangkinya karena letak pom bensin agak berjauhan. Untuk mengisi bensin harus dilakukan sendiri, tidak ada penjaga yang akan mengisikan bensin. Jadi kita harus membayar uang terlebih dahulu ke kasir, lalu kasir tersebut akan mengaktifkannya, dan anda dapat mengisi secara otomatis sejumlah uang yang telah dibayarkan. Untuk makan anda dapat mencari rumah makan yang terdapat banyak di sepanjang jalan. Pastikan anda melihat menu dan harganya terlebih dahulu. Menu makanan tom yam merupakan makanan yang banyak dijumpai, karena adanya pengaruh kebudayaan thai, isinya dapat kita pilih, ayam, udang, cumi atau campur harganya antara 2-5RM.
Posted by: mariatjahjadi on: January 5, 2009
24 Desember 2008
Jam 16.30 kami kembali ke KL dengan menggunakan bus Genting Express, kalau naik bus ini tidak perlu naik sky way lagi. Bus ini berhenti di terminal titiwangsa, dari terminal ini kami menggunakan monorel menuju Bukit bintang. Jadi sekarang ada pilihan kendaraan untuk menuju ke Genting, melalui KLC atau melalui titiwangsa. Kalau dari Bukit Bintang, lebih dekat jika kita menuju ke titiwangsa.
Pada malam natal ini, kami hanya ke gereja di St John Cathedral, setelah itu jalan-jalan di sekitar Bukit Bintang. Baru kali ini bisa natalan tanpa takut dengan tindakan teroris, setelah sekian tahun yang dilewati dengan natalan bersama dengan para polisi yang mengawal. Kapan lagi di Indonesia akan seperti ini. Merindukan hari – hari yang peng dengan kedamaian, tanpa harus takut dengan segala macam ancaman. Pada malam natal di Bukit Bintang, keadaan sangat ramai, banyak sekali anak-anak muda termasuk para turis yang turun kejalan. Dan membaur dengan semua orang untuk turut merayakan hari natal.
Posted by: mariatjahjadi on: January 5, 2009
21 Desember 2008 – Genting Highland
Jam 8 kami tiba di KLC, lalu menuju ke loket bus Genting, tetapi loket tersebut tutup dan ada tulisan, next bus at 1 pm. Lalu ada supir taksi yang menghampiri dan menawarkan untuk mengantar ke Genting dengan biaya 20RM (catatan: jika menggunakan bis Genting kita hanya membayar 8RM sudah termasuk dengan sky way sebesar 5RM jika kita mengambil terpisah, selain itu juga ada paket sebesar 47RM jika high season dan 42 RM jika normal season dimana sudah termasuk dengan permainan all park dan transportasi, jika kita membeli terpisah untuk all park harus membayar 51 RM belum termasuk transportasi). Kami diminta sharing dengan 2 orang lain. Belakangan kami curiga itu adalah permainan dari para supir taksi, jadi lebih baik pastikan terlebih dahulu apakah tiket betul-betul habis, dengan
memastikan melalui tiket box yang ada di dalam KLC, karena selisih biaya cukup banyak jika kita menggunakan paket dari bus Genting.
Sekitar 50 menit waktu yang dibutuhkan dari KLC ke skyway terminal. Kalau takut dengan ketinggian, saya sarankan cari bus yang langsung ke Genting Highland tanpa menggunakan cable car, karena membutuhkan waktu 20 menit untuk berada didalam cable car yang menempuh jarak 3.4 km (di klaim sebagai cable car terpanjang di asia tenggara).
Setelah sampai di first world, ikuti saja tanda-tanda untuk menuju ke lobi hotel. Kami menginap di first world hotel. Check in bisa dilakukan setelah jam 12. jangan lupa untuk mengambil terlebih dahulu no antrian untuk check in. Jika anda datang sebelum jam 12 dan mau jalan-jalan dulu, barang dapat dititipkan di tempat penitipan tas khusus tamu hotel terletak di sebelah kanan lobby. Theme park di Genting terbagi menjadi dua yaitu Indoor dan Outdoor. Untuk lebih lengkapnya dapat anda lihat di website resminya genting : www.genting.com.my
Posted by: mariatjahjadi on: January 5, 2009
22 Desember 2008 – Sunway Lagoon.
Dari Bukit Bintang, kami naik monorel menuju KLC. Lalu kami naik KTM Komputer menuju Subang Jaya sekitar 20 menit. Di Subang Jaya, sudah terdapat bus yang bertuliskan sunway piramid. Kalau mau bis ber AC, kita harus keluar dari stasiun kereta menuju ke Carefour. Bedanya cuma 20 cent. Sekitar 10 menit, kita sudah tiba di sunway piramid. Tetapi kita tiba di seberangnya. Sunway piramid akan terlihat menonjol sekali, dengan patung Spinz didepannya akan memudahkan anda untuk mengenalinya. Sunway piramid adalah mall yang sangat besar. Karena kami tiba pukul 09.30, jadi mall belum buka. Untuk menuju ke sunway lagoon, bisa lewat pintu samping lobby utama, cari jalan menuju Jco. Jam segini ternyata sudah banyak yang mengantri. Oh ya jangan lupa gunakan sepatu kets dan siapkan baju renang, karena kebanyakan wahananya adalah waterpark. Ada beberapa ride yang dapat anda kunjungi. Kami memilih paket Extreme dengan harga 45RM, karena ga bawa baju renang. Paket ini meliputi permainan paint ball (harus 20 orang baru bisa main), kayaking, ride motorbike, dll.